alamindo 

Bahaya penggunaan Headset VR

Virtual reality (VR) atau realitas maya adalah teknologi yang membuat pengguna dapat berinteraksi dengan suatu lingkungan yang disimulasikan oleh komputer (computer-simulated environment), suatu lingkungan sebenarnya yang ditiru atau benar-benar suatu lingkungan yang hanya ada dalam imaginasi. takologi ini cukup buming ketika awal menjajal di dunia pasar pada pertengahan tahun 2005.

Pekembangan VR pun tidak luput dari berbagai inovasi,salah satu inovasi yang cukup menyorot mata pasar adalah ketika samsung menggeluarkan produk VR 360. Sayangnya harga yang dibandrol untuk satu unit produknya cukup tinggi. Hal tersebut membuat perusahaan menengah mulai mengeluarkan Produk yang serupa dengan Samsung tetapi dengan harga yang jauh lebih murah. Oleh karena itu banyak orang yang tak ingin melewatkan mermiki atau hanya sekedar merasakan teknologi ini.

Setiap teknologi pastilah memiliki dampak positif maupun negatif. Pada kesempatan kali ini kami akan menjelaskan sedikit Bahaya Penngunaan Virtual Reality (VR) jika terlalu lama.

1. Kecanduan

kecanduan adalah  suatu dampak  yang dirimbulkan karena  sesorang merasakan kenyamanan pada sesuatu yang menarik dalam hidupnya, salah satunya adalah permainan Virtual Reality (VR). Teknologi ini memang menghadirkan sesuatu yang menarik karena hanya dibutuhkan alat sekecil itu dapat menyajikan sesuatu yang luar biasa.

Tetapi kecanduan dalam penggunaan ini dapat berdampakn pada Time Management  sesorang, mungkin karena terlalu seringnya memainkan permainan ini membuat sesorang lupa  makan,belajar/ bekerja ,bahkan beribadah. pada akhirnya kecanduan memiliki dampak yang lebih banyak dan serius.

2.Kemanan 

Tentu kemanan merupakan suatu yang penting dalam kehidupan, seseorang butuh berfikir mengenai keamanan yang akan ditimbulkan sebslum mengunakan/ memakai sesuatu. Tak terkecuali penggunaan Virtual Reality (VR). Meskipun terlihat sepele aspek ini menjadi suatu yang penting karena setelah kita menggunakan barang yang satu ini mata akan mengirimkan sinyal kepada otak berupa pesan virtual yang jelas dan nyata, dalam keadaan ini lah biasanya sesorang tidak dapat menahan pengekspresiannya terhadap sesuatu, hingga mengancam keamanan dirinya ataupun orang lain.

3.vergence-accommodation conflict

Efek vergence-accommodation conflict, yakni efek samping berupa sakit mata, sakit kepala, bahkan mabuk laut setelah menggunakan teknologi virtual reality. mungkin ini terdengr awam bagi kebanyakan orang. Tetapi dampak yang ditimulkan untuk diri sendiri begitu menyeramkan.hal ini dikarenakan jarak pandang normal masing-masing mata berkerja sama mengirimkan sinyal proyeksi obyek ke otak, dan otak memproses hasil proyeksi kedua mata untuk menciptakan gambar obyek yang utuh. Namun pada gadget VR, karena jarak sumber gambar yang terlalu dekat dengan mata, akhirnya dibutuhkan lensa yang menyebabkan jarak pandangan mata kita "dipotong".dan mengakibatkan kedua bola mata kita harus bekerja seara terpisah.

Pada jangka panjang kita tetap menggunakannya tanpa diporsikan secara baik akan berdampak pada rusaknya lensa mata  seperti timbul Rabun jauh jauh ataupun rabun dekat.

 

Sebenarnya Penggunaan Virtual Reality tidak dilarangkan oleh sebagian para pakar, tatapi harus dikondisikan permainanya dalam batas yang wajar agar 3 Dampak diatas tiadk terjadi kepada kita. Salah satu Pakar kesehatan di bidang Mata menyarankan meggunakan VR kurang dari 30 menit dengan interval untuk istirahat selama 15 menit. oleh karena itu tak perlu khwatir dalam penggunaan teknologi ini.